BMKG Prediksi Hujan Lebat di 7 Wilayah Riau, Potensi Terjadi dari Pagi hingga Malam

Jumat, 11 September 2026 | 11:51:12 WIB
Foto ilustrasi (Akal Imitasi) Gemini

PEKANBARU - Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang turun di sejumlah wilayah Riau sejak Jumat (11/9/2026) pagi. Potensi hujan kemudian berlanjut pada siang, sore, malam hingga dini hari dengan wilayah yang berbeda.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di tujuh wilayah Riau.

Wilayah tersebut yakni Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Kota Pekanbaru.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi S., mengatakan potensi cuaca signifikan tersebut dapat terjadi pada beberapa periode, mulai pagi hingga malam dan dini hari.

"Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Pekanbaru pada pagi, sore dan malam/dini hari," ujar Gita Dewi S. dalam informasi prakiraan cuaca Riau, Jumat (11/9/2026).

Pada pagi hari, berdasarkan pengamatan citra radar cuaca, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Pekanbaru.

Memasuki siang hingga sore, udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan hingga sedang berpeluang turun di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Indragiri Hulu, Dumai, dan Pekanbaru.

Pada malam hari, hujan berpeluang terjadi di sebagian wilayah Siak, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, dan Pekanbaru.

Sementara pada dini hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan masih berpeluang turun di Rokan Hilir, Siak, dan Pekanbaru.

"Secara umum, kondisi udara Riau diprakirakan kabur hingga berawan pada pagi, malam dan dini hari. Pada siang hingga sore, kondisi berubah menjadi kabur hingga cerah berawan," jelasnya.

Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.

"Untuk wilayah perairan Provinsi Riau, tinggi gelombang diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau masih dalam kategori rendah," imbuhnya.

Di sisi lain, jumlah hotspot di Riau terpantau menurun cukup tajam. Berdasarkan pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, terdapat 123 titik panas di Riau.

"Jumlah tersebut turun 194 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 317 hotspot," ungkapnya.

Hotspot Riau paling banyak terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hulu dengan 100 titik. Selanjutnya, Indragiri Hilir sembilan titik, Kepulauan Meranti enam titik, Bengkalis lima titik, Pelalawan dua titik, serta Kampar satu titik.

Secara keseluruhan, terdapat 1.490 hotspot di wilayah Sumatera. Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 886 titik, disusul Bangka Belitung 211 titik dan Lampung 131 titik.

Hotspot lainnya terpantau di Jambi 97 titik, Kepulauan Riau 27 titik, Sumatera Utara sembilan titik, Sumatera Barat empat titik, serta Bengkulu dua titik. ***

Terkini