BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir di Tujuh Wilayah Riau

Senin, 12 Oktober 2026 | 09:48:59 WIB
Foto ilustrasi Gemini

PEKANBARU - Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur sejumlah wilayah Provinsi Riau pada Senin (12/10/2026), mulai pagi hingga dini hari.

Meski hujan masih berpotensi turun, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kondisi udara yang kabur akibat asap serta potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Forecaster on Duty BMKG, Gita Dewi S, menyampaikan bahwa pada pagi hari hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Kampar, Pelalawan, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.

Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Pelalawan, Kampar, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.

Pada malam hari, hujan ringan berpeluang turun di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sementara menjelang dini hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai.

"BMKG turut mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Kampar, Pelalawan, serta Kota Dumai. Potensi cuaca tersebut dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari," kata Gita.

Secara umum, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–99 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.

Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah.

Di sisi lain, jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau tercatat tinggal satu titik berdasarkan pemantauan hingga pukul 23.00 WIB. Titik tersebut terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hulu.

Namun, jumlah hotspot di Pulau Sumatera secara keseluruhan mencapai 2.905 titik. Sumatera Selatan mencatat jumlah terbanyak, yakni 2.153 titik, disusul Bangka Belitung sebanyak 331 titik, Lampung 223 titik, dan Jambi 182 titik. Sementara itu, Bengkulu tercatat sembilan titik, Sumatera Utara empat titik, serta Aceh dan Kepulauan Riau masing-masing satu titik.

Meski hotspot di Riau tersisa satu titik, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi udara yang masih berpotensi kabur akibat asap. Warga diimbau memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah jika asap semakin pekat, terutama untuk mengurangi risiko gangguan pada sistem pernapasan.

"Masyarakat juga diharapkan terus memantau informasi cuaca terbaru dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, petir, serta angin kencang di wilayah yang telah mendapat peringatan dini," imbaunya. ***

Terkini