Gus Ipul: Menu MBG Lansia Disamakan dengan MBG Sekolah

Gus Ipul: Menu MBG Lansia Disamakan dengan MBG Sekolah
Menteri Sosial Saifullah Yusuf tiba di Istana Kepresidenan sebelum pertemuan ormas Islam dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, 3 Februari 2026. Antara/Bayu Pratama S.

MimbarRohil.com - MENTERI Sosial Saifullah Yusuf mengatakan menu makan bergizi gratis atau MBG yang kelak dibagikan kepada kelompok lanjut usia (lansia), tak jauh berbeda dengan menu yang dibagikan ke anak-anak sekolah. “Ya sama nanti. Yang menentukan menu nanti kan juga dari BGN,” kata pria yang karib disebut Gus Ipul ini saat ditemui di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Februari 2026.

Namun, lanjut Gus Ipul, bisa saja ada menu yang diberikan untuk lansia berbeda. Dia mengatakan saat ini Kemensos dan Badan Gizi Nasional (BGN) belum membahasnya terlalu jauh. “Saya belum ke sana lah. Tapi yang melayani itu adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)” ujar dia.

Selain itu, Gus Ipul juga menjelaskan kriteria kelompok- kelompok yang akan menjadi penerima program MBG. Pemerintah memprioritaskan lansia berusia 75 tahun ke atas, terutama yang hidup sendiri. “Lansia itu utamanya yang 75 tahun ke atas. Kalau alokasinya masih ada, ya bolehlah nanti 75 tahun ke bawah. Dan yang diprioritaskan yang tinggal sendiri,” tuturnya.

Ia mengatakan program MBG untuk lansia dan penyandang disabilitas saat ini masih dalam tahap perencanaan. Pemerintah tengah mempertajam sasaran penerima manfaat sebelum program diluncurkan.

Dalam tahap awal, Kementerian Sosial mengusulkan alokasi sekitar 300 ribu hingga 400 ribu penerima manfaat dari kelompok lansia dan penyandang disabilitas. “Pertama-tama tentu adalah sasaran. Ini kita lagi mempertajam sasaran. Kalau kesempatan pertama ini kami akan mengajukan sekitar 400.000 untuk lansia dan penyandang disabilitas,” ujar dia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index