Lintas Rohul-Padang Lawas Diusulkan Jadi Jalan Nasional

Lintas Rohul-Padang Lawas Diusulkan Jadi Jalan Nasional

MIMBARROHIL.COM  - Kepala daerah dari Riau dan Sumatera Utara (Sumut) kompak turun tangan memperjuangkan peningkatan status ruas jalan Simpang Rantau Berangin-Pasirpengaraian-Padang Lawas menjadi jalan nasional. 

Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM bersama Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE menemui jajaran Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Selasa (11/8).

Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret kedua pemerintah daerah untuk mendorong pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap ruas jalan yang dinilai strategis bagi konektivitas Riau dan Sumut. Kedua bupati diterima Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Kementerian PU Erna Wijayanti.

Dalam pertemuan itu, Bupati Anton bersama jajaran Kementerian PU membahas rencana peningkatan status ruas Simpang Rantau Berangin-Pasirpengaraian-Padang Lawas. Usulan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti sesuai tahapan dan ketentuan yang berlaku di pemerintah pusat.

Turut mendampingi Bupati Rohul, Plt Kepala Dinas PUPR Rohul H Zulfikri ST, Plt Kadisdikpora Rohul Alreza Ahyu SE MSi dan Kabid Bina Marga Resqi Rades ST. Sementara Bupati Padang Lawas juga hadir bersama rombongan.

Bupati Rohul Anton mengatakan, kehadiran kedua pemerintah daerah dalam pertemuan tersebut menunjukkan keseriusan bersama memperjuangkan kepentingan strategis yang berkaitan langsung dengan konektivitas Rohul dan Padang Lawas.

Menurutnya, ruas Simpang Rantau Berangin-Pasirpengaraian-Padang Lawas memiliki posisi penting dalam memperkuat hubungan ekonomi, mobilitas masyarakat serta distribusi komoditas antara Riau dan Sumut.

‘’Ini bukan sekadar perubahan status jalan. Ada kepentingan yang lebih besar, terutama bagaimana konektivitas antardaerah semakin kuat dan pergerakan ekonomi masyarakat semakin lancar,’’ ujar Bupati Anton usai melaksanakan audensi di Kementerian PU.

Dia menjelaskan, apabila usulan peningkatan status tersebut terealisasi, kualitas jalan diharapkan semakin baik, sehingga memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi daerah.

Jalur yang menghubungkan Riau dan Sumut tersebut, kata mantan Kadis PUPR Rohul itu, dinilainya sangat strategis untuk mendukung pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan dari sentra produksi menuju pasar. Selain mempercepat waktu tempuh, kondisi jalan yang lebih baik juga berpotensi menekan biaya logistik.

‘’Dampaknya tentu diharapkan dirasakan masyarakat dan pelaku usaha di sepanjang jalur tersebut. Aktivitas perdagangan dapat berkembang seiring semakin lancarnya arus orang, barang dan jasa antara Rohul dengan wilayah Sumut,’’ katanya.

Bupati Anton menegaskan, hubungan masyarakat di kedua wilayah selama ini juga cukup erat. Bahkan, masyarakat Padang Lawas yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Tambusai memanfaatkan fasilitas kesehatan di Rohul.

‘’Bahkan, warga Kabupaten Padang Lawas yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Tambusai, berobat terdekatnya ke RSUD Rokan Hulu,’’ sebutnya.

Diakuinya, peningkatan konektivitas tidak hanya berdampak terhadap sektor pertanian dan perkebunan. Akses yang semakin baik juga berpotensi membuka peluang investasi, perdagangan dan pariwisata.

Bagi Rohul, katanya, konektivitas menuju Sumut memiliki arti penting, karena dapat memperluas akses pasar bagi berbagai produk unggulan daerah. Hubungan ekonomi dengan wilayah tetangga juga diharapkan semakin kuat.

Bupati Anton menargetkan peningkatan status ruas Simpang Rantau Berangin-Pasirpengaraian-Padang Lawas dapat terealisasi pada 2027. Untuk mewujudkan target tersebut, Pemkab Rohul akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian PU.

Sebab, proses peningkatan status jalan tetap harus melalui tahapan dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat. Karena itu, Pemkab Rohul bersama Pemkab Padang Lawas akan terus mengawal usulan tersebut.

‘’Jika terealisasi, ruas tersebut tidak hanya menjadi penghubung Rohul dan Padang Lawas, tetapi juga berpotensi memperkuat arus orang, barang dan jasa serta membuka akses pasar, investasi dan perdagangan antara Riau dan Sumut. Namun realisasi peningkatan status jalan tersebut menunggu proses dan keputusan pemerintah pusat. Mohon doanya,’’ ujar Bupati Anton. **

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index