Personel Gabungan TNI Simulasi Pengoperasian Peralatan Pemadam Karhutla Riau

Personel Gabungan TNI Simulasi Pengoperasian Peralatan Pemadam Karhutla Riau

PEKANBARU - Lanud Roesmin Nurjadin menggelar sosialisasi dan pelatihan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bagi personel gabungan di Taman I Love Rsn, Pekanbaru. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta keterampilan petugas sebelum diterjunkan langsung ke lokasi kebakaran di wilayah Provinsi Riau.

Kegiatan tersebut diikuti oleh personel gabungan dari Tim Alfa Mabes TNI, Sathanlan Lanud Roesmin Nurjadin, Base Rescue Lanud Roesmin Nurjadin, dan Yonko 462 Pasgat. Seluruh peserta mendapatkan pembekalan intensif terkait pengenalan Alat Pelindung Diri (APD) serta prosedur keselamatan kerja saat penanganan api.

Dalam sesi praktik, para personel dibekali pengetahuan pengoperasian kendaraan khusus Pemadam Kebakaran (PK) Kemhan. Materi penanganan mencakup fungsi teknik penyemprotan, mekanisme penghisapan, hingga sistem penyuplaian air di lapangan.

Selain itu, peserta pelatihan juga mempraktikkan pengoperasian pompa apung (floating pump) secara langsung. Peralatan ini disiapkan khusus untuk mendukung proses pemadaman apabila sumber air berada di lokasi terpencil atau sulit dijangkau kendaraan darat.

Kepala Seksi Base Operations (Kasibaseops) Lanud Roesmin Nurjadin Letkol Lek Ricky Mardiana menegaskan pentingnya pemahaman mendasar bagi setiap personel dalam mengantisipasi ancaman bahaya kebakaran.

"Kita ketahui bersama bahwa kebakaran dapat terjadi kapan saja dan sering kali bermula dari hal-hal kecil yang kurang diperhatikan. Oleh karena itu, setiap personel harus memiliki pemahaman dasar mengenai pencegahan kebakaran, penggunaan alat pemadam api, serta tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi keadaan darurat," ujar Letkol Lek Ricky Mardiana saat memberikan arahan.

Melalui pelatihan ini, seluruh elemen pasukan diharapkan mampu merespons keadaan darurat secara cepat dan terukur. Penguasaan alat pemadam secara efektif menjadi kunci utama untuk meminimalkan dampak kerusakan lingkungan akibat karhutla.

Kegiatan sosialisasi dan pengenalan alat pemadam ini turut disaksikan oleh jajaran pejabat utama Lanud Roesmin Nurjadin. Kehadiran para perwira tersebut memastikan seluruh rangkaian simulasi berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur penanggulangan bencana.

Di antara pejabat yang hadir yakni Komandan Satuan Pertahanan Pangkalan (Dansathanlan) Letkol Pas Rahayu, Kepala Seksi Bakti TNI AU Dister Letkol Kes Rotua Novita S., serta Kepala Subseksi Base Rescue Kapten Tek Agung PS. ***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index