Wujudkan Kota Lebih Tertib, Diskominfotik Bengkalis Bersama APJII dan ISP Kembali Rapikan Kabel Fiber Optic

Wujudkan Kota Lebih Tertib, Diskominfotik Bengkalis Bersama APJII dan ISP Kembali Rapikan Kabel Fiber Optic

BENGKALIS - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Riau Koordinator Daerah Kabupaten Bengkalis dan sejumlah penyedia layanan internet atau Internet Service Provider (ISP) kembali melaksanakan kegiatan penataan dan perapian kabel Fiber Optic (FO) di ruas jalan protokol, Kamis, 15 Oktober 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan infrastruktur telekomunikasi yang lebih tertib, aman, dan terpelihara, sekaligus meningkatkan kualitas serta keandalan jaringan internet bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Kepala Diskominfotik Kabupaten Bengkalis diwakili Sekretaris Diskominfotik, Adisutrisno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh penyedia jasa internet yang telah berpartisipasi.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, kekompakan dan kerja sama antarpelaku usaha penyedia layanan internet bersama pemerintah daerah dapat terus terjalin dengan baik.

"Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi kawan-kawan penyedia jasa internet dalam kegiatan penataan dan perapian kabel Fiber Optic ini. Semoga kita selalu kompak dan terus memperkuat tali silaturahmi, sehingga kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut ke depannya," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator APJII Riau Koordinator Daerah Kabupaten Bengkalis, Risman, mengatakan bahwa penataan kabel Fiber Optic merupakan langkah penting untuk menciptakan infrastruktur telekomunikasi yang lebih tertib, aman, dan terpelihara.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bukti tanggung jawab bersama para pelaku industri internet dalam menjaga kualitas infrastruktur telekomunikasi demi kepentingan masyarakat.

Risman menegaskan, seluruh perusahaan penyedia layanan internet yang terlibat diminta mengikuti pembagian tim dan wilayah kerja yang telah disepakati, mulai dari Tim 1 hingga Tim 4, serta senantiasa berkoordinasi dengan koordinator lapangan agar pekerjaan berjalan efektif dan tidak tumpang tindih.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh personel untuk mengutamakan keselamatan kerja, menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai, serta memastikan area pekerjaan aman bagi pengguna jalan.

Risman juga menekankan pentingnya memastikan identitas dan kepemilikan kabel sebelum melakukan pemindahan maupun penataan. 

Risman juga mengajak seluruh perusahaan untuk mengedepankan komunikasi dan kerja sama, tanpa mengutamakan kepentingan masing-masing perusahaan. Menurutnya, setiap kendala teknis maupun persoalan kepemilikan jaringan harus diselesaikan melalui koordinasi yang baik.

Sementara itu Kabid Infrastruktur Teknologi Informasi Diskominfotik Prarezeki Indra Muda, Apabila ditemukan kabel yang tidak diketahui pemiliknya atau terdapat keraguan terkait status jaringan, seluruh tim diminta tidak mengambil tindakan sepihak, melainkan mendokumentasikan temuan dan berkoordinasi dengan penanggung jawab atau koordinator terkait.

"Kita harus ingat bahwa jaringan yang kita tata merupakan infrastruktur yang digunakan untuk melayani pelanggan, instansi, pelaku usaha, dan masyarakat. Jangan sampai niat kita merapikan kabel justru menyebabkan gangguan layanan atau kerugian bagi pihak lain," kata Indra Muda.

Ia berharap, setiap tim dapat memastikan hasil pekerjaan benar-benar rapi, ikatan kabel terpasang dengan aman, area kerja kembali bersih, serta dilengkapi dokumentasi sebelum dan sesudah pekerjaan. Laporan hasil kegiatan beserta kendala yang ditemukan juga diminta disampaikan kepada koordinator dan penanggung jawab terkait.

Senada dengan itu, Ketua APJII Riau, Trio Gunawan berpesan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong industri internet yang semakin profesional, tertib, dan bertanggung jawab.

Ia berharap, penataan kabel Fiber Optic tidak hanya menjadi pekerjaan sesaat, tetapi juga menjadi awal terbentuknya budaya koordinasi dan penataan infrastruktur telekomunikasi yang berkelanjutan di Kabupaten Bengkalis.

"Kita ingin menunjukkan bahwa meskipun berasal dari perusahaan yang berbeda, kita memiliki kepentingan bersama untuk menjaga infrastruktur telekomunikasi yang aman, andal, dan bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Trio juga mengajak seluruh tim untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan, serta senantiasa mengutamakan keselamatan dan kualitas pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan penataan kabel Fiber Optic di Pulau Bengkalis dapat terus dilakukan secara terkoordinasi dan berkelanjutan, sehingga tercipta infrastruktur telekomunikasi yang lebih tertata, mendukung kelancaran layanan internet, serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat pengguna jalan. ***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index