Duplikat Jembatan Rantau Berangin Segera Dibangun.

Duplikat Jembatan Rantau Berangin Segera Dibangun.
RAPAT: Wakil Bupati Kampar Misharti menghadiri rapat pembebasan lahan pembangunan duplikasi Jembatan Rantau Berangin di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kamis (26/6/2026).

MIMBARROHIL.COM – Pembangunan duplikasi Jembatan Rantau Berangin di Desa Merangin, Kecamatan Kuok akan segera dibangun. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar melakukan pembahasan pembebasan lahan dengan warga, Kamis (26/6).

Rapat yang digelar di Aula Kantor Desa Merangin itu turut dihadiri Asisten II Setda Kampar  Muhammad, Plt Camat Kuok, Kepala Desa Merangin, perwakilan Satuan Kerja (Satker) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta masyarakat yang terdampak oleh proses pembebasan lahan.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspek teknis dan administratif terkait pembebasan lahan dibahas secara terbuka. Pemerintah bersama pihak terkait menjelaskan tahapan pelaksanaan, mekanisme penilaian lahan, hingga hak dan kewajiban masya­rakat yang terdampak proyek pembangunan.

Wakil Bupati (Wabup) Kampar Misharti menegaskan bahwa pembangunan duplikasi Jembatan Rantau Berangin merupakan salah satu proyek infrastruktur penting yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Kuok dan wilayah sekitarnya.

”Pembangunan ini diharap­kan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyara­kat. Karena itu, dukungan dan kerja sama semua pihak sangat diperlukan agar prosesnya berjalan lancar,” ujar Misharti. 

Ia juga menekankan pen­tingnya pelaksanaan pembebasan lahan yang mengedepankan musyawarah, transparansi, dan penghormatan terhadap hak-hak masya­rakat terdampak. ”Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan secara terbuka dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga masya­rakat merasa terlindungi dan mendapatkan haknya dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Satker Kementerian PUPR menyampaikan bahwa si­nergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat tahapan pembangunan.

Setelah proses administrasi dan pembebasan lahan rampung, pembangunan fisik jembatan diharapkan dapat segera dilaksanakan. **

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index