MIMBARROHIL.COM - Bupati Kampar Ahmad Yuzar. S.Sos. MT mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi yang di rangkaian dengan evaluasi dukungan Pemerintah Daerah dalam program 3 juta rumah melalu zoom meeting di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar Bangkinang Kota, Senin (20/7).
Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Kemendagri di wakili oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir. M.Si, Para Kementerian terkait, Perwakilan Forkopimda Kampar, Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti. S.Ag. M.Si, Sekretaris Daerah Dr. Ardi Mardiansyah. S.Stp. M.Si, Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Tengku Said Hidayat. S.Stp. M.Si, Asisten II Bidang Pembangunan dan SDM Drs. Muhammad. M.Si, Kepala Dinas terkait, Perwakilan Pinca Bulog Dani Permana, Kepala Bagian Ekonomi Purwoko dan Seluruh Tim TPID Kabupaten Kampar.
Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di seluruh daerah, sekaligus mengintegrasikan dukungan daerah terhadap program nasional pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Inflasi yang terkendali menjadi salah satu indikator keberhasilan Pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, sementara program perumahan rakyat menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar. S.Sos. MT, yang hadir bersama jajaran pejabat terkait, menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar untuk terus mendukung kebijakan nasional. Menurutnya, Kabupaten Kampar sebagai Daerah agraris memiliki potensi besar dalam menjaga stabilitas pangan apalagi Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Provinsi tetangga dan Kabupaten tetangga, sekaligus berkontribusi pada program perumahan rakyat melalui penyediaan lahan dan dukungan regulasi.
"Kami di Kabupaten Kampar berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, terutama menjelang musim kemarau yang berpotensi memengaruhi produksi pangan. Selain itu, kami siap mendukung program 3 juta rumah dengan langkah nyata, baik melalui kebijakan daerah maupun koordinasi lintas sektor,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar telah melakukan evaluasi internal terkait kesiapan Daerah dalam mendukung pembangunan perumahan rakyat. Dukungan tersebut mencakup penyediaan data kebutuhan rumah, sinkronisasi dengan program nasional.
Ahmad Yuzar tampak serius mengikuti arahan, sesekali mencatat poin penting yang disampaikan oleh Sekjen Kemendagri. Melalui rapat ini, diharapkan Kabupaten Kampar mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah tantangan ekonomi global, memberikan kontribusi nyata terhadap program perumahan rakyat dan memperkuat koordinasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar.
“Dengan kerja sama yang Konkret dengan langkah-langkah tersebut, semoga Kabupaten Kampar menjadi salah satu daerah yang mampu menunjukkan keberhasilan dalam pengendalian inflasi sekaligus mendukung program nasional pembangunan rumah rakyat,” tutup Ahmad Yuzar.
Selanjutnya, Dalam rapat tersebut, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir Ia menyampaikan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya bergantung pada kebijakan fiskal dan moneter, tetapi juga pada langkah konkret di lapangan, seperti penguatan distribusi pangan, pengawasan harga, serta dukungan terhadap sektor produksi lokal.
Dengan menyoroti dua isu utama sekjen mengintruksikan kepada Kepala Daerah di antaranya pengendalian inflasi, Pemerintah Daerah diminta memperkuat koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), memperhatikan distribusi bahan pokok, serta mengantisipasi dampak iklim terhadap produksi panganProgram 3 juta rumah: Evaluasi dilakukan untuk memastikan dukungan daerah berjalan efektif, termasuk dalam hal penyediaan lahan, regulasi dan keterlibatan masyarakat. **