ROKANHILIR - Upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme di kalangan generasi muda terus dilakukan. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Rokan Hilir bersama jajaran Polsek Pujud menggelar sosialisasi pencegahan dini radikalisme dan terorisme di SMA Negeri 5 Pujud, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Aula SMA Negeri 5 Pujud, Jalan Lintas Pujud–Tanjung Medan, Kepenghuluan Sei Meranti Darussalam, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para pelajar, mengenai bahaya paham radikalisme dan terorisme serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Rokan Hilir, Cici Mawardi Athar, AP., M.Si., Kapolsek Pujud AKP Budi Winarko, S.T., M.H., serta perwakilan Danramil 06 Tanjung Medan, Serka J. Simanjuntak.
Turut hadir Kepala SMA Negeri 5 Pujud Guswandi, Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Selamet, Banit Intel Polsek Pujud Brigpol Surya Prakasa, S.H., M.H., majelis guru, serta siswa dan siswi SMA Negeri 5 Pujud.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Kepala SMA Negeri 5 Pujud dan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Rokan Hilir.
Selanjutnya, Kapolsek Pujud bersama perwakilan Danramil 06 Tanjung Medan menyampaikan materi sosialisasi terkait pencegahan dini radikalisme dan terorisme. Keterlibatan unsur pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.
Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mengenali dan menyikapi penyebaran paham radikal, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, toleransi, serta semangat persatuan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Rokan Hilir tersebut ditutup dengan sesi foto bersama. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. **