Isu 9 PTS di Riau Tidak Terakreditasi Bikin Geger, GERBRAK Riau: Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Pengecut, Lempar Batu Sembunyi Tangan

Isu 9 PTS di Riau Tidak Terakreditasi Bikin Geger, GERBRAK Riau: Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Pengecut, Lempar Batu Sembunyi Tangan

Pekanbaru — Isu sembilan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Provinsi Riau yang berstatus tidak terakreditasi dan dilarang menerima mahasiswa baru memicu sorotan tajam dari berbagai pihak. Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (GERBRAK) Riau menuding Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII bersikap pengecut karena enggan membeberkan nama-nama kampus yang dimaksud ke publik.

Koordinator GERBRAK Riau, Muhajirin, mengatakan bahwa sikap LLDIKTI yang hanya menyampaikan jumlah kampus tanpa menyebut identitasnya sama saja dengan “lempar batu sembunyi tangan.”

“Kalau memang tujuannya memberi perlindungan kepada masyarakat dan calon mahasiswa, sebut saja nama kampusnya. Jangan hanya bilang ada sembilan PTS, tapi disembunyikan identitasnya. Itu bukan melindungi, tapi membiarkan orang terjebak,” tegas Muhajirin, Jumat (15/8).

Menurutnya, transparansi informasi adalah hal mutlak dalam dunia pendidikan tinggi, apalagi menyangkut status akreditasi yang menentukan mutu dan legalitas ijazah. Ia menilai, dengan sikap tertutup seperti ini, LLDIKTI justru menempatkan calon mahasiswa pada posisi rawan tertipu.

“Mahasiswa dan orang tua berhak tahu sebelum mendaftar. Jangan sampai nanti sudah bayar uang kuliah, baru sadar kampusnya tidak terakreditasi. LLDIKTI harus berani bertanggung jawab,” lanjutnya.

GERBRAK Riau juga mendesak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk mengevaluasi kinerja Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, bahkan bila perlu mencopotnya jika terbukti tidak menjalankan tugas pengawasan dan pembinaan secara transparan.

Muhajirin mengingatkan, isu PTS tidak terakreditasi bukan sekadar masalah administratif, tapi juga menyangkut masa depan ribuan mahasiswa.

“Jangan jadikan mahasiswa sebagai korban akibat kebijakan setengah hati. Ini pendidikan, bukan permainan politik,” tutupnya.

Sebelumnya, LLDIKTI Wilayah XVII mengumumkan ada sembilan PTS di Riau dan Kepulauan Riau yang berstatus non-operasional dan tidak terakreditasi. Namun, pihaknya tidak mengungkap nama-nama kampus tersebut dengan alasan tertentu, sehingga menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat. **w

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index